Aksi perampokan bersenjata kembali terjadi dan kali ini menyasar sebuah rumah milik seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kawasan Aceh Besar. Insiden yang membuat panik seisi rumah dan warga sekitar ini terjadi di Desa Lamreung, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, pada Senin dini hari, 14 April 2025, sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku yang diperkirakan berjumlah dua orang nekat melakukan perampokan bersenjata dengan menggunakan senjata api jenis pistol.
Menurut keterangan korban, Bapak Syahrul (55 tahun), saat kejadian, ia bersama istri dan kedua anaknya sedang tertidur lelap. Tiba-tiba, pintu rumahnya didobrak paksa oleh dua orang pria yang mengenakan penutup wajah. Salah satu pelaku menodongkan pistol ke arah korban dan mengancam akan melukai jika tidak menyerahkan barang berharga. Aksi perampokan bersenjata ini berlangsung cukup singkat namun menimbulkan trauma mendalam bagi keluarga korban.
Kapolres Aceh Besar, AKBP Rendra Salipu, S.I.K., M.H., melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Besar, AKP Rivandra Putra, S.H., saat dikonfirmasi pada Senin siang, 14 April 2025, membenarkan adanya laporan perampokan bersenjata tersebut. “Kami telah menerima laporan dari korban dan segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim Inafis juga telah mengumpulkan sejumlah bukti di lokasi. Saat ini, kami sedang melakukan penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku,” ujar AKP Rivandra Putra.
Dalam aksinya, para pelaku berhasil menggasak sejumlah barang berharga milik korban, di antaranya uang tunai sebesar Rp 15 juta, perhiasan emas, dan beberapa unit telepon genggam. Setelah berhasil mendapatkan barang rampasan, para pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor. Warga sekitar yang mendengar kegaduhan sempat berupaya mengejar, namun para pelaku berhasil lolos.
Pihak kepolisian Polres Aceh Besar telah membentuk tim khusus untuk memburu pelaku perampokan bersenjata ini. Beberapa saksi di sekitar lokasi kejadian juga telah dimintai keterangan. Polisi juga akan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) yang mungkin terpasang di sekitar area tersebut untuk membantu proses penyelidikan.
Insiden perampokan bersenjata ini menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat Aceh Besar. Pihak kepolisian mengimbau kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Polres Aceh Besar juga akan meningkatkan patroli terutama pada malam dan dini hari untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan serupa. Proses penyelidikan kasus perampokan bersenjata ini akan terus diupayakan hingga para pelaku berhasil ditangkap.
