Tindak kejahatan dengan modus pengganjalan kartu ATM kembali terjadi dan kali ini menyasar kelompok rentan. Seorang lansia jadi korban aksi penipuan yang dilakukan di sebuah minimarket yang menyediakan fasilitas Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di wilayah Sumatera Barat. Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya para lanjut usia, untuk lebih berhati-hati saat bertransaksi di mesin ATM.
Menurut keterangan resmi dari Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Lubuk Begalung, Kota Padang, Inspektur Polisi Satu Susi Andriani, S.H., peristiwa lansia jadi korban pengganjalan ATM ini terjadi pada hari Minggu, 20 April 2025, sekitar pukul 11.00 WIB di sebuah minimarket yang berlokasi di Jalan Adinegoro, Kecamatan Lubuk Begalung, Padang. Korban diketahui berinisial Nenek Aminah (70 tahun), warga setempat.
Iptu Susi Andriani menjelaskan bahwa modus pelaku adalah dengan memasang tusuk gigi atau benda kecil lainnya di slot kartu ATM sehingga kartu korban tidak bisa masuk atau sulit keluar. Saat korban kebingungan dan berusaha mengeluarkan kartunya, pelaku yang berpura-pura membantu kemudian mengarahkan korban untuk menekan sejumlah tombol yang sebenarnya adalah perintah transfer ke rekening pelaku.
“Korban yang merupakan seorang lansia jadi korban ini mengalami kebingungan saat kartunya tidak bisa masuk ke mesin ATM. Kemudian datang seorang pria yang menawarkan bantuan, namun tanpa disadari, pria tersebut justru melakukan penipuan dengan mengarahkan korban untuk mentransfer sejumlah uang ke rekening pelaku,” ujar Iptu Susi Andriani saat memberikan keterangan di kantor Polsek Lubuk Begalung pada Minggu sore.
Akibat kejadian ini, Nenek Aminah kehilangan uang tunai sejumlah Rp 5.000.000 yang secara tidak sadar ditransfer ke rekening pelaku. Setelah kejadian, korban baru menyadari bahwa dirinya telah menjadi korban penipuan dan segera melaporkannya ke pihak kepolisian.
Pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari korban serta saksi-saksi di sekitar lokasi. Petugas juga sedang berusaha untuk mengidentifikasi pelaku berdasarkan ciri-ciri yang disebutkan oleh korban dan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terdapat di minimarket.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, terutama para lansia jadi korban yang seringkali menjadi target pelaku kejahatan, untuk selalu berhati-hati saat bertransaksi di mesin ATM. Jangan mudah percaya dengan orang asing yang menawarkan bantuan dan selalu periksa kondisi mesin ATM sebelum digunakan,” tegas Iptu Susi Andriani. Pihaknya juga mengimbau kepada pihak minimarket untuk meningkatkan pengawasan di area ATM dan memasang peringatan terkait modus kejahatan pengganjalan ATM. Kasus ini menjadi perhatian serius Polsek Lubuk Begalung dan pihaknya berjanji akan berupaya maksimal untuk menangkap pelaku.
